Satelit Starlink Meledak, Mendadak Hilang Kontak

Satelit Starlink 34343 dilaporkan hilang kontak. SpaceX menyebut kejadian ini terjadi setelah anomali dan diduga satelit itu meledak.

Tidak dijelaskan alasan atau bagaimana satelit itu bisa meledak. SpaceX mengatakan tengah berupaya menentukan penyebab utamanya.

Baca Juga

Wajib Waspada! Ini Tren Jenis Serangan Siber Tahun 2025

BAIT Digital Transformer – Jasa Pembuatan Website Profesional BAIT DigitalTransformer Beranda...

Microchip, Komponen Mungil dengan Peran Besar dalam Teknologi Modern

BAIT Digital Transformer – Jasa Pembuatan Website Profesional BAIT DigitalTransformer Beranda...

Bukan Lagi Tembok Cina, 4 Bangunan yang Terlihat Dari Luar Angkasa

BAIT Digital Transformer – Jasa Pembuatan Website Profesional BAIT DigitalTransformer Beranda...

Satelit Starlink Meledak, Mendadak Gagal Kontak

BAIT Digital Transformer – Jasa Pembuatan Website Profesional BAIT DigitalTransformer Beranda...

Permisi iPhone-Xiaomi, Raja Smartphone Mau Lewat

BAIT Digital Transformer – Jasa Pembuatan Website Profesional BAIT DigitalTransformer Beranda...

Satelit Starlink Meledak, Mendadak Hilang Kontak

Satelit Starlink Meledak, Mendadak Hilang Kontak Satelit Starlink 34343 dilaporkan hilang kontak...

Namun masalah yang terjadi di 560 km di atas Bumi dipastikan tidak akan mengganggu International Space Station (ISS) ataupun misi peluncuran Artemis II.

“Analisis terbaru kamu menunjukkan peristiwa tersebut tidak menimbulkan risiko baru bagi @Space_Station, awaknya, atau peluncuran misi Artemis II NASA yang akan datang,” kata SpaceX dalam postingan di akun X, dikutip dari The Verge, Kamis (2/4/2026).

“Kami akan terus memantau satelit dan puing-puing yang bisa dilacak, serta berkoordinasi dengan @NASA dan USSpaceForce,” SpaceX menambahkan.

Anomali ini terdeteksi oleh perusahaan pelacak ruang angkasa, LeoLabs. Disebutkan terdapat puluhan objek di sekitar lokasi Starlink 34343 setelah kejadian tersebut.

SpaceX juga pernah mengalami hal serupa Desember lalu. Saat itu, komunikasi dengan salah satu satelitnya juga menghilang dan diduga meledak.

Insiden Desember tersebut juga terjadi berselang seminggu, setelah Starlink nyaris bertubrukan dengan satelit China.

Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/tech/